FENOMENA USAHA RENTAL KOMPUTER DI SEKARAN KAMPUS UNNES

LATAR BELAKANG
Universitas Negeri Semarang (UNNES) terletak di kelurahan Sekaran kecamatan Gunung Pati kabupaten Semarang. UNNES merupakan perguruan tinggi negeri yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
UNNES merupakan perubahan bentuk dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Semarang atau IKIP Semarang yang telah berdiri sejak tahun 1965 di Semarang, Jawa Tengah. IKIP Semarang adalah lembaga pendidikan tinggi setingkat universitas. Tugas pokoknya adalah untuk menyiapkan guru dan pendidik yang akan bertugas dilingkungan pendidikan dasar dan menengah. Pada tahun 1990-an IKIP Semarang berubah menjadi Universitas Negari Semarang (UNNES) yang menyelenggarakan berbagai program studi non kependidikan dan tidak hanya sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Pada tanggal 7 Oktober 1999 diresmikan perubahan nama tersebut.
Sehingga dengan perubahan tersebut secara lambat laun juga akan membawa dampak tersendiri bagi masyarakat sekitar kampus,khususnya di daerah Kampus Sekaran. Tempat itu menjadi ramai dan mahasiswanya berasal dari berbagai darah yang mempunyai berbagai kubutuhan yang berbeda. Masyarakat mulai membuka lapangan pekerjaan sendiri seperti menyadiakan tempat kost, rumah kontrakan, berjualan makanan sampai pada usaha jasa.
Mayarakat mulai melakuakan perubahan kearah kemajuan seperti pembenahan kondisi rumah dengan gaya modern dengan tujuan menarik mahasiswa agar mau untuk menyewa sebagai tempat kos, membuka toko sembako,pakaian,buku dan sebagainya. Keberadaaan UNNES juga berdampak bagi segi pendidikan dimasyarakat sekitar kampus. Masyarakat lebih mementingkan untuk membuka usaha dari pada bersekolah, karena peluang keuntungan yang diperoleh sangatlah besar. Sehingga banyak yang membuka usaha jasa seperti rental komputer maupaun jasa translate bahasa asing. Selain itu karena dilingkungan universitas tentunya tak lepas dari akses teknologi sehingga masyarakat berinisiatif untuk membuka usaha rental komputer.
Menciptakan lapangan pekerjaan sendiri merupakan suatu kegiatan wiraswasta, menurut masyarakat luas wiraswasta berarti suatu usaha kecil, ada yang mengartikan sebagai orang yang memadukan berbagai unsur produksi yang menciptakan barang baru, berani mengambil resiko.Kenyataan menunjukkan bahwa hampir di segala bidang sekarang ini dituntut untuk mempunyai mental wiraswasta.
Menurut iman S. Sukardi (1984) pengertian wiraswasta menunjuk kepadakepribadian tertentu yaitu pribadi yang mampu berdiri di atas kekuatansendiri. Manusi yang mampu berdiri di atas kekuatan sendiri mampumengambil keputusan untuk diri sendiri, mampu menetapkan tujuan yangingin dicapai atas dasar pertimbangannya sendiri. Sehingga seorang
wiraswasta ini adalah seorang yang merdeka lahir dan batin (As’ad, 2004:145).

RUMUSAN PERMASALAHAN
Dari latar belakang tersebut dapat ditarik permasalahan sebagai berikut;
1. Bagaimana fenomena usahawan rental komputer di sekitar kampus Sekaran?
2. Apa saja yang menjadi faktor-faktor untuk melakukan kegiatan berwiraswasta?

TINJAUAN PUSTAKA
Penelitian tentang fenomena usaha rental komputer sudan pernah dilakukan sebelumnya. Mialnya penelitian yang dilakukan oleh Erlita Dhiah Utami (2007) tentang “Faktor- faktor yang mempemgaruhi minat berwiraswata (studi deskriptif pada usahawan rental komputer di sekaran Gunung Pati Semarang)”. Menunjukkan bahwa;
Keputusan untuk membuka usaha rental komputer lebih didasarkan atas tiga faktor utama yaitu faktor pengalaman, faktor pendidikan dan faktor usia. Faktor pengalaman dimaksudkan atas pengalam kerja dalam bidang komputer. Dalam masyarakat yang membuka usaha tersebut rata-rata telah mempunyai pengalaman kerja 5 sampai 7 tahun. Sehingga dengan pengalaman masa kerja tersebut masyarakat sudah merasa cukup dengan bekal yang dimilikinya untuk membuka usaha sendiri. Faktor pendidikan yaitu pendidikan terakhir yang dimiliki usahawan. Sebagian besar pendidikan terakhir yang dimiliki adalah tingkat SLTA. Namun ada juga yang mempunyai lulusan perguruan tinggi. Karena di sekitar lingkungan universitas ini sangat memungkinkan untuk berwiraswasta di sektor tersebut sehingga usahawan tidak mementingkan tingkat pendidikannya,namun justru dengan bekal pelatihan dan kecakapan pengoperasionalan komputer sudah cukup. Yang terakhir adalah faktor usia. Usahawan yang membuka usaha ini rata-rata berusia 24 sampai 30 tahun. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2007 denagn jaumlah responden 62 responden dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan penganbilan data menggunakan angket dan wawancara.
Menurut dari data yang diperoleh dari persatuan rental komputer Sekaran Banaran hasil laporan tahun 2006,diperoleh usaha rental sudah lebih maju dari tahun sebelumnya. Sampai tahun 2007 ini jumlah usahawan ada 67 rental komputer.
Artinya dalam penelitian tersebut hanya menekankan pada faktor yang mendasari atau mendorong para usahawan di Sekaran untuk berwiraswsasta di sektor rental komputer. Penelitian tentang bidang kajian in belum banyak dilakukan. Satu hal yang penting adalah bagaimana kendala-kendala yang dihadapi dalam berwiraswasta dari perpektif mereka. Penelitian tentang ini belum banyak dilakukan. Bagaimana tingkat persaingan, tingkat modal, dan pandangan masyarakat tentang usaha ini juga perlu dipaparkan dalam penelitian,namun kajian tentang ini juga belum banyak dilakukan.
Studi ini berbeda dan studi ini merupakan usaha-usaha untuk menjawab dan mengungkap pertanyaan-pertanyaan yang belum dijawab dalam penelitian sebelumnya. Khususnya tentang seberapa jauh berkembangnya fenomena usaha rental komputer di Sekaran, Gunung Pati, Semarang ini.

Disusun untuk memenuhi tugas
Mata Kuliah: Metode Penelitian Kualitatif
Dosen Pengampu: Drs. Moh Solehatul Mustofa, M. A

Disusun oleh:
Asriningsih
NIM. 3401409033
Jurusan Sosiologi dan Antropologi
Fakultas Ilmu Sosial

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2010