Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman, manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi- segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Contoh : ilmu alam hanya bisa pasti setelah lapangannya dibatasi kedalam hal yang bahani (mareril saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya kedalam segi umum dari perilaku manusia yang konkrit. Berkenaan dengan contoh ini ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat.
Kata ilmu sendiri merupakan serapan dari bahasa arab “ilm” yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam berkaitan penyerapan katanyailmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan, dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah.
Ilmu sosial adalah ilmu yang mempelajari aspek manusiawi dari dunia ini, jadi segala sesuatu yang berhubungan dengan manusia, mulai dari tingkah lakunya, bahasanya,pendidikannya dan sebagainya.

2. Rumpun ilmu sosial
Ada beberapa rumpun ilmu sosial:
a. Ilmu-ilmu sosial murni
Dalam rumpun ilmu-ilmu sosial yang tumbuh belakangan setelah ilmu-ilmu alam berkembang cabang utama, antara lain :
– Antropologi, yaitu ilmu yang mempelajari manusia dalam konteks budaya.
– Psikologi, yaitu ilmu yang mempelajari manusia dalam konteks kejiwaan dan perilaku.
– Ekonomi, yaitu ilmu yang mempengaruhi manusia dalam konteks pemenuhan kebutuhannya atas barang dan jasa.
– Sosiologi, yaitu ilmu yang mempelajari manusia dalam konteks organisasi sosial kemsyarakatan.
– Politik, yaitu ilmu yang mempelajari manusia dalam konteks kekuasaan serta sistem pemerintahan.
Cabang dalam rumpun ilmu-ilmu sosial ini disebut ilmu- ilmu sosial murni.
b. Ilmu sosial terapan.
– Ilmu pendidikan, merupakan ilmu sosial terapan yang mengaplikasikan konsep psikologi, antropologi, dan sosiologi.
– Ilmu manajemen menerapkan konsep psikologi, ekonomi, antropologi dan sosiologi.
– Ilmu komunikasi yang dikategorikan sebagai ilmu sosial terapan dengan mengaplikasikan konsep- konsep sosiologi, psikologi, ekonomi, polotik dan antropologi.

3. Alasan masuk di jurusan sosiologi dan antroplogi.
Ada beberapa alasan mengapa saya memilih untuk masuk jurusan sosiologi dan antropologi FIS UNNES, alasan tersebut adalah :
a. Kesadaran diri pribadi untuk menemukan masa depan yang cerah dengan memasuki jurusan sosiologi, salah satunya adalah masih banyak sekolah yang belum memiliki guru lulusan dari sosiologi. Sehingga pelajaran sosiologi selama ini diampu oleh guru yang notabene bukan dari guru yang berasal dari jurusan sosiologi.
b. Bakat, minat terhadap pelajaran yang berhububgan dengan interaksi manusia dengan lingkungannya. Sosiologi adalah ilmu unik, karena setiap saat berubah sesuai dengan perkembangan hidup manusia. Sehingga memungkinkan kita untuk memaksimalkan kemampuan kita dalam menghadapi semua persoalan sosial dilingkungan sekitar kita.