A. LATAR BELAKANG :
Pengertian nikah siri secara umum
Dikalangan luas masyarakat Indonesia ini pernikahan secara siri hanya berlaku dikalangan masyarakat Islam. Sedangkan pengertian mengenai nikah siri dalam pandangan masyarakat islam Indonesia adalah perkawinan yang hanya memenuhi ketentuan agama yaitu memenuhi syarat dan rukun nikah. Rukun dan syarat nikah itu melputi :
1. Adanya calon suami dan calon istri
2. Adanya wali calon pengantin perempuan
3. Adanya dua saksi yang adil (terdiri atas dua orang laki-laki atau seorang laki-laki ditambah dua orang perempuan)
4. Adanya ijab dan qobul
Selain rukun atau syarat wajib nikah terdapat sunah nikah yang perlu dilakukan, yaitu khotbah nikah atau pengumuman perkawinan dengan menyelenggarakan walimatulurus/perayaan : menyebutkan mahar atau mas kawin.
– Pandangan masyarakat luas secara umum mengenai nikah siri.
Praktek pernikahan siri telah berlangsung sejak dahulu, namun masih banyak orang yang belum bisa benar-benar apa itu nikah siridan hal-hal yang terkait dengan nikah siri. Sehingga wajar apabila masih banyak orang yang salah kaprah dengan nikah siri tersebut. Hal ini memicu timbulnya berbagai kontroversi yang merebak dimasyarakat luas. Dimasyarakat berkembang berbagai pemahaman mengenai apa itu nikah siri. Ada sebagian yang mengungkapkan bahwa nikah siri merupakan pernikahna di bawah tangan yang bisa dilakukan tanpa wali nikah yang sah dan hanya menggunakan wali hakim sebagai wali nikahnya, sehingga tidak jarang orang melakukan kawin lari dengan mengatas namakan pernikahan mereka sebagai nikah siri. Ada juga yang mengungkapkan nikah siri merupakan pernikahan yang sah secara agama karena telah memenuhi semua syarat dan rukun sahnya menikah. Hanya saja tidak melaporkan pernikahahn kelembaga negara yang menangani pernikahan.
– Alasan melakukan pernikahan siri dikalangan remaja putri.
Secara umum pernikahan siri yang terjadi dikalangan remaja putri merupakan akibat yang timbul dari tidak adanya restu dari orang tua. Terutama dikalangan remaj (mahasiswi), dengan alasan supaya tidak berbuat zina karena pacaran, sehingga mereka memutuskan melakukan pernikahan secara siri. Selain itu masa remaja merupakan masa yang masih labil dalam penentuan keputusan. Ada sejumlah alasan kuat untuk menikah di KUA belum dapat terlaksana antara lain : masih bersekolah, juga ekonomi belum mampu untuk membuat pesta pernikahan.

RUMUSAN MASALAH :
1. Bagaimana fenomena nikah siri yang terjadi di kalangan remaja putri akhir-akhir ini?
2. Apa latar belakang para remaja putri untuk melakukan pernikahan siri?
3. Bagaimana persepsi masyarakat terhadap pelaku nikah siri?
4. Bagaimana peran lembaga pemerintah dalam menangani kasus fenomena nikah siri tersebut?